Seni Sekolah Menengah Pertama Pertunjukan drama pada masa islam banyak mengisahkan tentang hikayat maupun kisah

Pertunjukan drama pada masa islam banyak mengisahkan tentang hikayat maupun kisah

Ada berbagai jenis karya sastra yang merupakan peninggalan dari kerajaan -kerajaan Islam. Karya sastra peninggalan kerajaan Islam tersebut di antaranya meliputi : hikayat, syair, suluk, babad, dan kitab-kitab.

Hikayat merupakan bentuk karya sastra yang isinya berupa cerita atau dongeng yang seringkali dikaitkan dengan tokoh sejarah. Hikayat-hikayat peninggalan kerajaan Islam di Indonesia banyak dipengaruhi oleh kebudayaan Arab, Persia, India, dan lain-lain.

Awalnya, hikayat-hikayat ini merupakan bentuk dakwah kepada masyarakat. Isinya berupa ajakan kepada umat Islam agar dapat memperkuat keimanannya.

Hikayat bernapas Islam yang ada di Nusantara, umumnya menampilkan tokoh-tokoh pahlawan yang memperjuangkan kedaulatan suatu daerah.

Contoh hikayat peninggalam kerajaan Islam misalnya Hikayat Raja-raja Pasai, Hikayat ini diperkirakan ditulis pada abad ke-14.

Hikayat Raja -raja Pasai berkisah tentang Merah Silu yang bermimpi bertemu dengan Nabi Muhammad. Lalu, Marah Silu bersyahadat dan menjadi Sultan Pasai pertama dengan gelar Malik al-Saleh.

Hikayat Si Miskin - Dikenal dengan nama Hikayat Marakarma. Hikayat ini mengisahkan tentang Manakarma yang lahir dari keluarga miskin. Namun, karena ia memiliki budi yang baik, pada akhirnya ia sukses menjadi raja.

Hikayat Amir Hamzah - Mengisahkan tentang kepahlawanan Amir Hamzah dalam memperjuangkan Islam serta mempertahankan Melaka dari serangan Portugis. Selain itu, ia juga harus melawan mertuanya yang masih kafir. Hikayat Amir Hamzah diperkirakan ditulis sebelum tahun 1511.

Hikayat Bayan Budiman - Mengisahkan isinya berupa kisah berbingkai yang disadur dari hikayat India, Sukasaptati. Hikayat ini sebelumnya telah diadaptasi ke dalam bahasa Persia oleh Kadi Hassan pada tahun 1371. Hikayat ini berisi tentang kisah burung bayan yang mencegah seorang perempuan muda yang hendak berselingkuh.

Hikayat Prang Sabi – Hikayat ini ditulis oleh Tgk Chik Pante Kulu di tahun 1881. Hikayat ini merupakan inspirator jihad rakyat Aceh dalam melawan Belanda. Di dalamnya, dikisahkan mengenai bidadari surga (ainul mardhiyah) yang menjadi jodoh bagi para pejuang yang mati syahid.

[answer.2.content]